{ "Description": "File verifikasi kepemilikan domain untuk Office 365 - letakkan di akar situs web", "Domain": "smkn2cinangka.sch.id", "Id": "d00bd351-df80-4e6a-b2d2-922041aaeb7c" } Komplikasi yang disebabkan Cacar Ular
Home » , » Komplikasi yang disebabkan Cacar Ular

Komplikasi yang disebabkan Cacar Ular

Posted by Admin on Kamis, Maret 26, 2015

Komplikasi yang disebabkan Cacar Ular
Halo sahabat AHS, bagaimana dengan kabar Anda? Semoga Anda dalam keadaan sehat dan senantiasa dalam lindungan sang Pencipta. Pada kesempatan yang baik ini kami ingin berbagi informasi mengancai Cacar Ular atau yang biasa dikenal dengan Herpes.

Cacar ular atau Herpes yaitu salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus varicella-zoster. Herpes ini cenderung menyerang orang lanjut usia seiring dengan penurunan kekebalan tubuh (imunos), akan tetapai cacar ular juga bisa menimpa kepada siapa saja yang sistem imunnya lemah.

Beberapa gejala cacar ular yang dapat terjadi adalah nyeri kepala, berbagai gejala seperti flu tetapi biasanya tanpa demam dan peningkatan sensitivitas terhadap cahaya yang kemudian akan timbul rasa gatal-gatal, kesemutan atau nyeri di daerah bercak kemerahan yang mulai timbul pada kulit.

Rasa sakit yang dirasakan biasanya akan terjadi beberapa hari atau beberapa minggu sebelum bercak kemerahan timbul pada kulit. Bercak kulit ini biasanya akan tampak berkelompok memanjang atau melingkar.

Ketika muncul bercak merah, dalam waktu 3-5 hari bercak merah tersebut akan terisi air dan membantuk suatu lepuhan yang kemudian akan mengering. Bercak merah yang berisi cairan tersebut akan sembuh dalam waktu 2-4 minggu. Jika tidak diobati sama sekali berasa kemungkinan akan menyebabkan resiko terjadinya komplikasi. Di bawah ini kemungkinan komplikasi yang terjadi jika penyakit ini tidak diobati sama sekali:

1. Neuralgia sesudah Herpes
Neuralgia merupakan suatu keadaan di mana rasa nyeri tidak juga hilang walaupun sudah lebih dari satu bulan.  Dalam pengertian lain bahwa neuralgia merupakan serangan tiba-tiba dan berulang dari rasa nyeri dan kejang. Rasa nyeri yang berulang sesudah herpes ini meungkin dapat berlangsung beberapa bulan atau bahkan bisa mencapai beberapa tahun. Komplikasi ini biasa sering terjadi pada orang yang berusia 50 tahun atau lebih dan pada orang dengan sistem kekebalan tubuhnya yang lemah karena penyakit lain.

2. Terjadi infeksi menyeluruh
Infeksi yang terjadi ketika herpes tidak diobati sama sekali yaitu adanya lepuhan yang menyebar ke sebagian besar tubuh, bahkan juga dapat mengenai jantung, paru-paru, hati, pankreas, persendian dan saluran pencernaan. Ini jelas sangat berbahaya jika sudah mengenai organ yang sangat vital. Selain infeksi pada organ penting, lepuhan ini bisa mengenai saraf yang berfungsi untuk mengendalikan gerakan.

3. Komplikasi saraf
Di atas sudah disebutkan bahwa jika penyakit ini tidak diobati sama sekali, maka akan terjadi infeksi pada saraf. Saraf yang dapat terinfeksi berasal dari otak (saraf kranial), maka terdapat beberapa hal yang mungkin terjadi, yaitu:

a. Peradangan, nyeri dan mati rasa pada salah satu atau kedua mata.
b. Rasa sakit pada telinga dan menimbulkan bercak pada telinga, mulut, wajah, leher, dan kulit kepala
c. Peradangan dan penyumbatan pembuluh darah yang menyebabkan stroke
d. Adanya bekas luka atau perubahan warna kulit menjadi lebih gelap
e. Infeksi bakteri pada lepuhan
f. Kelemahan otot pada daerah yang terkena sebelum, selama atau setelah infeksi berlangsung.

Itulah komplikasi yang disebabkan oleh cacar ular atau herpes. Jangan memandang penyakit ini sebagai penyakit biasa dan ringan, jika Anda sudah membaca artikel ini, maka saya harapkan Anda buah jauh pemikiran bahwa penyakit ini penyakit tidak berbahaya.

Hidup Sehat Alamiah
SEPUTAR HIDUP SEHAT Updated at: Kamis, Maret 26, 2015

0 comments:

Posting Komentar

Terima Kasih sudah berkunjung ke Blog saya