{ "Description": "File verifikasi kepemilikan domain untuk Office 365 - letakkan di akar situs web", "Domain": "smkn2cinangka.sch.id", "Id": "d00bd351-df80-4e6a-b2d2-922041aaeb7c" } Tips Hidup Sehat Bagi Penderita DIABETES
Home » , » Tips Hidup Sehat Bagi Penderita DIABETES

Tips Hidup Sehat Bagi Penderita DIABETES

Posted by Admin on Minggu, Maret 29, 2015

Diabetes - AHS
Hai sahabat AHS di mana pun Anda berada, senang sekali saya masih bisa hadir barbagi sedikit wawasan tentang Hidup Sehat. Seperti biasa yang saya lakukan sebelum memulai pada tulisan dalam web ini yaitu menyapa para pembaca. Apa kabar para sahabat AHS, sehat? Semoga sahabat AHS dan para nettizen selalu diberi hidup sehat, karena kalau sakit itu mahal.

Baiklah pada kesempatan kali ini kami memiliki tips Hidup Sehat, khususnya untuk yang memiliki diabetes. Diabetes merupakan salah satu penyakit kronik yang mempengaruhi proses produksi insulin di dalam tubuh dan respon tubuh terhadap hormon insulin tersebut. Secara sederhananya diabetes merupakan penyakit gula darah.

Penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang bisa merengkuh nyawa jika tidak diobati. Setiap orang bisa terkena penyakit ini, akan tetapi jika pada suatu keluarga memiliki riwayat diabetes, maka keturunannya akan lebih besar beresiko diabetes.

Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa tips yang dapat membantu Anda menjaga kesehatan tubuh Anda walapun Anda telah terdiagnosa diabetes.

1. Batasi Konsumsi Minuman Beralkohol
Minuman beralkohol menurut ahli kesehatan jika dikonsumsi terlalu banyak (sering) memiliki banyak dampak negatifnya dari pada dampak positifnya. Jika Anda menderita Diabete, dan sering mengkonsumsi minuman Alkohol, sebaiknya dibatasi dan jika bisa tidak perlu mengkonsumsi lagi. Minuman beralkohol dapat mengganggu kemampuan tubuh Anda untuk memproduksi gula darah. Oleh karena itu, jika mengkonsumsi minuman alkohol terlalu banyak akan menyebabkan kadar gula darah menjadi sangat rendah, jika kadar gula darah rendah, dapat membahayakan jiwa Anda.

2. Turunkan Berat Badan
Kelebihan berat badan atau obesitas dapat memicu terjadinya resistansi insulin yang membuat kadar gula darah sulit dikendalikan. Selain itu, kelebihan berat badan dapat meningkatkan tekanan darah Anda dan meningkatkan resiko terjadinya gangguan ginjal atau stroke. Agar tidak ingin terjadi sesuatu yang lebih beresiko, maka Anda harus menurunkan berat badan, karena menurunkan berat badan dapat membantu mengendalikan kadar gula darah dengan lebih baik. Saran dari kami, berkonsultasilah dengan dokter Anda untuk program diet.

3. Makanan Bebas Gula Bukan Berarti Bebas Karbohidrat dan Kalori
Ketika Anda memilih makanan, sudah tentu makanan yang paling dipantang bagi penderita Diabetes adalah makanan yang mengandung gula. Jelas, bahwa makanan yang mengandung gula justru akan menaikkan kadar gula darah dan akan semakin memperburuk kondisi Anda. Maka, Anda harus mampu mengkonsumsi makanan bebas gula, akan tetapi bukan berarti makanan bebas gula tersebut bebas karbohidrat dan kalori. Karbohidrat sangat diperlukan oleh tubuh untuk menambah energi. Kadar gula yang diperbolehkan yaitu sekitar 0,5 gram tiap porsinya.

4. Siapkan Cemilan Sehat
Kenapa harus mempersiapkan cemilan? Ini bertujuan berjaga-jaga untuk mengatasi jika terjadi hipoglikemia (Kadar gula darah rendah). Oleh karena itu pilihlah berbagai jenis makanan yang mengandung 15 gram karbohidrat di setiap porsinya. Cemilan tersebut semisal makanan yang komposisinya dari gandum, buah dan sayuran.

5. Ketahui Gejala Hiperglikemia
Apa itu Hiperglikemia? Hiperglikemia merupakan suatu kondisi di mana kadar gula darah dalam tubuh meningkat melebihi batas normal. Kadar gula darah normal tergantung ketika Anda memeriksa kadar gula darah, jika kadar darah antara 70 - 110 mg/dl bagi yang berpuasa, 80 - 140 mg/dl jika pengecekan 2 jam setelah makan, dan jika pengecekan selain dari waktu yang telah dijelaskan yaitu kadar gula darah sesaat normalnya berkisar antara 80 - 200 mg/dl.

Gejala hiperglikemia sebenarnya berbeda-beda diantara orang yang satu dengan yang lainnya dan bahkan dapat berbeda antara serangan hiperglikemia yang satu dengan serangan hiperglikemia lainnya. 

Walapun demikian, terdapat beberapa gejala hiperglikemia yang cukup sering ditemukan hampir semua orang yang pernah mengalaminya. Gejala tersebut antara lain:
  • Merasa lebih lapar atau lebih haus daripada biasanya
  • Lebih sering buang air kecil daripada biasanya
  • Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil
  • Merasa sangat lelah atau mengantuk atau bahkan tidak bertenaga atau berenergi
  • Tidak dapat melihar dengan jelas atau melihat suatu lingkaran putih saat melihat cahaya
Sangat penting bagi seorang penderita Diabetes untuk menjaga kadar gula darahnya, karena jika kadar gula darah tinggi akan menyebabkan kerusakan pembuluh darah dan saraf di dalam tubuh Anda.

Selain itu, gangguan sirkulasi darah juga dapat meningkatkan resiko terjadinya infeksi, gangguan jantung, stroke, kebutaan, amputasi kaki, gangguan ginjal dan gangguan fungsi seksual.

6. Perhatikan Kesehatan Kaki Anda
Seperti dijelaskan di atas, bahwa penyakit diabetes dapat menyebabkan amputasi kaki, oleh karena itu untuk menjada kesehatan dan aktivitas harian Anda, maka sangat penting bagi Anda untuk merawat kaki Anda. Kaki sangat rentan dengan kerusakan saraf akibat diabetes yang di alami dan akibat dari gangguan sirkulasi yang terjadi akibat diabetes. Hal inilah yang membuat penderita diabetes lebih mudah mengalami luka yang sulit sembuh dan bahkan terinfeksi.

Jika kaki sudah terinfeksi dan luka yang tidak kunjung membaik apalagi  semakin dalam, akan membuat Anda kehilangan kaki (amputasi). Jika hal ini terjadi, tentu saja akan membatasi aktivitas fisik, oleh karena itu pastikan menjaga kesehatan kaki Anda dengan menggunakan sepatu yang nyaman dan gunakan kaos kaki atau stoking untuk mengurangi gesekan antara kaki dengan sepatu.

7. Olahraga teratur
Kenapa harus berolahraga secara teratur? Manfaat olahraga sangat banyak untuk kesehatan tubuh, baik fisik maupun mental. Olahraga yang murah masih bisa kita dapat ketika sedang sehat yaitu berlari, berjalan dan sebagainya. Berjalan kaki merupakan salah satu jenis olahraga yang cukup bagus bagi kesehatan. Berjalan merupakan olahraga yang aman bagi otot dan persendian dan jarang sekali menyebabkan terjadinya hipoglikemia.

Selain itu, olahraga secara teratur dapat membuat tubuh menjadi lebih sensitif terhadap insulin, membantu menurunkan berat badan, dan membantu mengendalikan kadar gula darah dengan baik.

Beberapa alternatif olahraga bagi penderita Diabetes diantaranya renang, jogging, bersepeda, yoga dan angkat beban. Akan tetapi pastikan bahwa Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda.

8. Perhatikan Kadar Gula Darah Ketika Anda Hamil (Perempuan)
Jika penderita diabetes tersebut adalah seorang wanita hamil, maka wanita hamil dan anak yang ada dalam kandungannya tersesbut memiliki resiko kesehatan yang besar. Bayi - bayi yang terlahir dari ibu yang mendertita diabetes memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami diabetes.

Akan tetapi, banyak gangguan yang dapat Anda hindari bila Anda mengendalikan kadar gula darah Anda (mendekati normal) sebelum dan selama kehamilan berlangsung. Kadar gula darah ini sangat perlu diperhatikan pada bulan pertama kehamilan (12 minggu pertama) karena pada saat itu organ-oragan bayi sedang dibentuk.

9. Periksa Kesehatan Mata Anda Secara Teratur
Di Amerika, diabates merupakan salah satu penyebab utama kebutaan. Akan tetapi beberapa gangguan jenis pada mata dapat diatasi jika diketahui lebih dini. Salah satu gangguan mata paling berat adalah retinopati, yaitu sebuah gangguan penyakit yang disebabkan oleh pendarahan di bagian belakang mata yang dapat menyebabkan pandangan mata menjadi kabur dan menimbulkan luka permanen pada retina. Selain itu pendirta diabetes lebih rentan terhadap katarak dan penglihatan ganda. Oleh kerena itu, kami menyarankan kepada penderita diabetes periksakanlah kesehatan mata sedini mungkin untuk menghindari gangguan yang tidak diinginkan.

Itulah Tips hidup sehat bagi pendirita diabetes yang dapat kami bagikan. Semoga bisa menambah wawasak kesehatan untuk kita semua, mencegah lebih baik daripada mengobat.

Sumber: Pilihdokter

Hidup Sehat Alamiah
SEPUTAR HIDUP SEHAT Updated at: Minggu, Maret 29, 2015

0 comments:

Posting Komentar

Terima Kasih sudah berkunjung ke Blog saya