Hallo sahabat, bagaimana dengan hidup sehat Anda semua? Apakah Anda sudah mulai menjalani hidup sehat? Jika sudah, pertahankan dan jika belum, mari kita budayakan hidup sehat yang penuh manfaatnya.
Pada kesempatan kali ini di Website ini akan membagikan sedikit pengetahuan tentang makanan pencegah diabetes. Pada umumnya para penderita diabetes memiliki pola hidup tidak sehat. Oleh karena itu, mulai dari sekarang kita harus menerapkan pola hidup sehat agar terhindar dari diabetes.
Diabetes merupakan salah satu penyakit atau kelainan dalam tubuh yang tidak mampu menggunakan glukosa (gula) dalam darah. Ketidak mampuan ini disebabkan karena kekurangan insulin atau adanya gangguan sensitivitas reseptor insulin, sehingga walapun kadar gula di dalam darah tinggi, tubuh tidak mampu menggunakannya untuk sumber energi dan justru secara terus menerus memecah glukos yang ada dalam tubuh dan membuat kadar gula darah semakin tinggi.
Untuk mencegahnya, menurut dr. Cindy Annthassia, makanan merupakan faktor penting untuk mencegah dan mengendalikan diabetes. Makanan seperti apa yang dapat mencegah dan mengendalikan kadar gula darah tersebut? Berikut adalah makanan-makanan yang dapat mencegah diabetes
1. Sayuran hijau
Mengkonsumsi satu mangkuk sayuran hijau setiap harinya mampu menurunkan resiko terkena diabetes sekitar 14%. Sayuran hijau seperti sawi, kubis, bayam dan brokoli merupakan makanan yang rendah karbohidrat dan kaya akan serat, yang mampu mengontrol kadar gula darah dan membuat Anda merasa lebih kenyang dalam waktu yang lama. Saran dari kami, pilihlah sayuran hijau yang masih baru dan segar.
2. Buah-buhan
Tak bisa kita pungkiri bahwa banyak sekali manfaatnya jika kita mengkonsumsi buah-buahan. Ada pendirita diabetes yang memiliki kadar vitamin C yang rendah, untuk mencegah hal ini, maka Anda harus mengkonsumsi buah-buahan karena fungsi vitamin C untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Jeruk lemon, jeruk bali dan jeruk merupakan buah-buahan yang kaya akan vitamin C serta memiliki sifat seperti insulin yang dapat mengontrol kadar gula darah dalam tubuh Anda.
3. Kacang-kacangan
Berdasarkan penelitian, jika Anda mengkonsumsi kacang-kacangan secara rutin dapat menurunkan resiko terkena diabetes sebesar 22 %. Selain itu, kacang juga mampu menurunkan resiko terkena serangan jantung. Dalam satu ons kacang kandungan lemak nabati mampu menurunkan resiko terkena diabetes, jantung dan mengurangi rasa lapar.
Kacang kedelai, kacang polong, kacang merah, dan kacang hijau merupakan makanan yang mengandung kadar glukosa yang rendah lemak, selain itu kacangan-kacangan ini mampu mengontrol kadar gula darah.
4. Ikan
Kita mengetahui bahwa kandungan gizi yang paling tingg pada ikan adalah kadar Omega 3. Omega 3 dapat meningkatkan sensitivitas insulin sehingga resiko terkena diabetes dapat dihindari. Manfaat lain dari Omega 3 yaitu berguna bagi kesehatan jantung. Ikan Nila, lele dan salmon dapat Anda konsumsi sebagai menu makanan Anda.
5. Oat Meal
Oat meal atau bisa dikatakan sebagai bubut gandum ini memiliki serat yang tinggi. Selain dapat mengeyangkan dan pengganti karbohidrat, oal meal merupakan makanan yang mampu mengontrol gula darah dan memperlambat penyerapan glukosa. Sarapan pagi dengan semangkuk oat meal setiap hari.
6. Teh hijau
Teh hijau memiliki kandungan zat Flavonoid. Manfaat zat flavonoid tersebut dapat meningkatkan kerja insulin dan mengurangi proses peradangan dalam tubuh yang disebabkan karena mengkonsumsi makanan yang berlemak tinggi, disertai kurangnya kegiatan fisik, dan hal ini juga salah satu faktor terjadinya penyakit jantung.
7. Yogurt
Penderita diabetes memang dibatasi dalam beberapa jenis makanan, akan tetapi bukan berarti tidak dapat menikmati hidup. Diabetes bisa menyerang siapa saja, cemilan dapat menyumbangkan terkena diabates. Cemilan yang baik untuk mencegah diabates salah satunya adalah yogurt rendah lemak. Kandungan karbohidrat dan lemak yang rendah membuat Anda dapat menikmati makanan enak ini tanpa adanya penginkatan kadar gula darah.
Itulah beberap makanan yang mampu mencegah diabates. Ingat, pepatah mengatakan, mencegah lebih baik dari pada mengobati. Jika sudah terkena diabetes, dan melakukan pengobatan mungkin akan menjadi penyesalan. Semoga bermanfaat.


0 comments:
Posting Komentar
Terima Kasih sudah berkunjung ke Blog saya