Hallo semua! Apa kabar hari ini? Semoga sehat selalu, bagi yang kurang sehat kami doakan semoga lekas sehat agar bisa beraktifitas kembali seperti biasa.
Kali ini kami ingin berbagi tentang penyebab rasa gatal setelah digigit nyamuk, kira-kira apa yah penyebabnya? Ko bisa gatal setelah digigit nyamuk?
Nyamuk adalah sejenis serangga yang tidak memiliki tulang belakang. Jika musim panas tiba maka bersiap-siaplah untuk menggaruk-garuk kulit yang digigit nyamuk. Bentuknya kecil bersayap dan memiliki mulut penghisap (probosis) seperti belalai. Walaupun bentuknya kecil nyamuk bisa mematikan orang yang dihisap darahnya. Selain itu efek dari sengatan nyamuk yang paling kecil dampaknya adalah rasa gatal dan bengkak. Lalu apa penyebabnya?
Hal pertama yang perlu Anda ketahui bahwa ketika Anda mendapat gigitan nyamuk, ternyata nyamuk yang menggigit itu yaitu nyamuk betina, sedangkan nyamuk jantan tidak pernah menggigit kulit manusia. Tahukah Anda, bahwa ketika nyamuk betina tersebut menggigit kulit, nyamuk tersebut tidak serta merta meminum darah yang dihisap, akan tetapi darah yang dihisap tersebut hanya untuk membuat telur dari zat besi dan protein yang terkandung dalam darah manusia yang dihisap.
Nah, rasa gatal yang muncul ternyata bukan berasal dari gigitan nyamuk tersebut, lebih tepatnya rasa gatal yang muncul tersebut karena adanya air liur nyamuk. Saat air liur masuk kedalam tubuh akan terjadi reaksi senyawa protein dan enzim, dengan mengeluarkan senyawa histamin dalam tubuh dan terjadilah rasa gatal dan bengkak (bentol) pada kulit.
Rasa gatal yang terjadi memang tidak bertahan lama, hanya beberapa saat ataupun menit saja. Akan tetapi jika Anda memiliki riwayat alergi, harus tetap waspada walaupun belum ditemukan kasus rasa gatal yang lebih parah akibat air liur nyamuk tersebut.
Walaupun tidak berlangsung lama, ada baiknya rasa gatal tersebut segera diatasi yaitu dengan memberikan anti-antihistamin. Anda juga bisa mengurangi rasa gatal tersebut dengan menggunakan air es, air cuka sari apel bahkan air liur Anda dengan cara dioleskan pada bagian kulit yang digigit. Ini berfungsi untuk meredam rasa gatal tersebut.
Itulah artikel Hidup Sehat yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga bisa bermanfaat dan menambah wawasan ilmu kesehatan dan hidup sehat kita.
Jika Anda ingin berlangganan artikel kami, silahkan masukkan email Anda pada kolom subscribe di bawah.


oh jadi gitu ya. sangat menarik infonya gan :D
BalasHapusIya gan sama-sama.... :-D
Hapus