Haii! Apa kabar? Semoga selalu dalam keadaan sehat selalu. Dan bagi yang kurang sehat, semoga cepat diberikan kesehatan agar bisa kembali beraktivitas seperti biasanya.
Kali ini kita akan membicarakan tentang Junk Food. Apa itu junk food? Junk Food atau makanan cepat saji adalah makanan yang berkalori tinggi akan tetapi rendah nutrisi. Makanan ini bisa kita temukan ditempat-tempat makan yang bisa sambil hangout. Adapun makanan yang termasuk kedalam junk food seperti fizza, hotdog, hamburger. Makanan khas Amerika ini ternyata memiliki nutrisi yang rendah dan justru lebih banyak menimbulkan efek yang buruk bagi kesehatan
Berikut ini kami sampaikan beberapa alasan kenapa junk food tidak baik untuk kesehatan:
1. Diabetes
Kandungan kadar gula yang tinggi pada junk food ini seperti minuman ringan, dan pada makanan lainnya yang kurang mengandung serat akan memicu terjadinya hormon insulin naik dan metabolisme karbohidrat dalam tubuh yang mengabaikan hormon tersebut. Jika insulin naik maka akan menyebabkan diabetes.
2. Kekurangan gizi
Dalam mengolah makananannya, junk food menghilangkan kandungan gizi seperti mineral, serat dan vitamin yang membuat makanan ini menjadi sumber kalori. Jika anak-anak banyak yang makan junk food dapat mengalami kekurangan gizi yang berakibat kekurangan energi, suasana hati berubah, menyebabkan gangguan tidur dan prestasi akademis yang bukur, serta gangguan kondisi kesehatan lainnya.
3. Depresi
Dampak yang perlu diperhatikan akibat sering mengonsumsi makanan junk food pada usia remaja yaitu dapat menyebabkan depresi. Andrew F. Smith, seorang penulis buku yang berjudul "Fast Food and Junk Food" dalam sebuah Ensiklopedia "What We Love to Eat" menyatakan bahwa perubahan hormon pada masa remaja membuat remaja itu sendiri lebih rentan terhadap suasana hati dan perilaku. Kandungan lemak jenuh pada junk food dan makanan olahan yang tidak bergizi dapat menyebabkan peningkatan depresi sebesar 58%.
4. Obesitas
Junk food adalah salah satu faktor utama yang membuat orang yang mengkonsumsinya menjadi obesitas atau mengalami kegemukan. Makanan cepat saji ini lebih banyak kandungan lemak, karbohidrat dan pemanis buatan. Makanan junk food ini menyumbangkan 180 kalori ekstra setiap harinya dan dapat menambah berat badan 2 Kg. Kita tahu bahwa obesitas dapat meningkatkan resiko penyakit jantung, diabetes dan gangguan kesehatan lainnya.
Dari dampak mengonsumsi makanan jenis junk food yang dijelaskan di atas, apakah Anda masih ingin mengonsumsinya setiap hari? Lebih baik kita makan makanan yang dimasak sendiri dan memperhatikan kandungan gizinya.
Itulah artikel kesehatan yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga kita bisa mengambil hikmah dari semua kejadian dan semoga artikel ini bermanfaat.
Jika Anda ingin berlangganan artikel dari kami, silahkan kirimkan email anda pada kolom subscribe di bawah.


0 comments:
Posting Komentar
Terima Kasih sudah berkunjung ke Blog saya