![]() |
| Serangan Jantung |
Hallo sahabat SHS, bagaimana kabar Anda? Masih rajin berolah raga, menghindari makanan junkfood, sudah berhenti merokok? Semoga sahabat SHS selalu diberi kesehatan ๐
Kali ini kita akan membahas tentang penyebab serangan jantung. Mendengar kata serangan jantung tentu kita akan ingat pula bahwa angka kematian di Indonesia disebabkan oleh serangan jantung. Dilansri dari idntimes.com menyebutkan bahwa serangan jantung atau penyakit jantung ini adalah salah satu dari tujuh penyakit pembunuh di Indonesia yang menempati posisi kedua pada tahun 2017 yang lalu.
Mengenai hal di atas, tentu harus benar benar ekstra menjaga kondisi kesehatan agar tidak mengalami serangan jantung yang bisa mematikan. Lalu apa saja penyebab yang bisa mengakibatkan serangan jantung tersebut?
1. Rokok
Semua sepakat rokok adalah salah satu faktor yang paling tertinggi yang memicu terjadinya serangan jantung. Ketua Staf Medis Fungsional atau SMF RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita menyebutkan, rokok mengandung 7.000 senyawa kimia yang 699 di antaranya beracun dan 69 di antaranya merupakan zat karsiogenik. Saat rokok tersebut dibakar, maka akan menghasilkan karbon monoksida yang akan mengurangi jumlah oksigen dalam darah yang menyebabkan jantung harus memompa lebih ekstra agar oksigen bisa disalurkan ke seluruh tubuh.
2. Garam
Anda pasti kaget dan mungkin baru mendengar, bahwa garam dapat menyebabkan serangan jantung. Sebuah studi penelitian yang dilakukan oleh tim ahli dari Finladia dengan melibatkan lebih dari 4000 orang dewasa menyebutkan, bahwa 110 persen orang yang mengonsumsi garam berlebih dapat memicu gagal jantung. Para ahli menyarankan asupan untuk mengonsumsi garam sebanyak 2300 mili gram perhari untuk orang sehat, sedangkan 1500 mili gram per hari untuk penderita hipertensi, diabetes dan yang memiliki faktor resiko penyakit jantung.
![]() |
| Garam Sumber Gambar : Alodokter.com |
3. Junk Food
Siapa yang bisa menolak junk food, tentu setiap orang pernah atau bahkan sering mengonsumsi junk food. Tahukah Anda, bahwa junk food dapat menyebabkan resiko penyakit jantung. Junk Food memiliki kangungan lemak jahat yang sangat tinggi. Lemak jahat yang menumpuk dalam tubuh jika lama dibiarkan lama kelamaan akan menyumbat pembuluh darah, hal inilah yang menyebabkan gagal jantung, karena jantung tersebut dipaksa untuk bekerja lebih keras lagi.
4. Gorengan
Dilansir dari doktersehat.com, Sebuah studi penelitian yang dilakukan oleh para pakar kesehatan yang berasal dari Department of Nutrition at Harvard School of Public Health yang melibatkan 100.000 pria dan wanita dalam 25 tahun masa penelitiannya dihasilkan fakta bahwa orang yang mengonsumsi gorengan terlalu banyak dan sering bisa meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.
5. Gula
Apakah benar gula dapat menyebabkan penyakit jantung? Seperti halnya orang yang mengonsumsi garam berlebih dan sering dapat beresiko menyebabkan penyakit jantung. Bahkan konsumsi gula lebih berbahaya daripada mengonsumsi garam secara berlebih. American Heart Association melakukan sebuah penelitian kepada 6000 orang Amerika yang mengonsumsi gula tambahan. Hasil penelitian tersebut menyatakan bahwa mengonsumsi gula tambahan memiliki HDL (Kolesterol) yang baik yang rendah dan lemak jahat dalam darah lebih tinggi. Kedua hal inilah yang beresiko menyebabkan penyakit jantung koroner.
Apakah benar gula dapat menyebabkan penyakit jantung? Seperti halnya orang yang mengonsumsi garam berlebih dan sering dapat beresiko menyebabkan penyakit jantung. Bahkan konsumsi gula lebih berbahaya daripada mengonsumsi garam secara berlebih. American Heart Association melakukan sebuah penelitian kepada 6000 orang Amerika yang mengonsumsi gula tambahan. Hasil penelitian tersebut menyatakan bahwa mengonsumsi gula tambahan memiliki HDL (Kolesterol) yang baik yang rendah dan lemak jahat dalam darah lebih tinggi. Kedua hal inilah yang beresiko menyebabkan penyakit jantung koroner.
6. Radikal bebas (Toxin)
Radikal bebas adalah salah zat kimia (molekul) yang mengandung elektron tidak berpasangan. Karena molekul ini tidak memiliki pasangan elektron, maka radikal bebas bisa menyumbang atau menerima elektron dari molekul lain. Radikal bebas mampu menyerang molekul lain dalam tubuh seperti asam nukleat, lipid dan protein yang menjadi target utama. Hal ini beresiko penyakit jantung.
Sahabat SHS, jika ke enam penyebab di atas bersatu, maka besar kemungkinan akan beresiko serangan jantung. Namun di antara ke enam hal tersebut, bisa salah satunya yang menjadi penyebab terjadinya serangan jantung.
Demikian informasi seputar hidup sehat yang bisa kami sampaikan, semoga bisa menjadi wawasan pengetahuna tentang kesehatan dan semoga bermanfaat.
Demikian informasi seputar hidup sehat yang bisa kami sampaikan, semoga bisa menjadi wawasan pengetahuna tentang kesehatan dan semoga bermanfaat.



0 comments:
Posting Komentar
Terima Kasih sudah berkunjung ke Blog saya